![]() |
| INTERQQ |
POKER ONLINE - Namun Djarot tampak meninggalkan Masjid At-Tien lebih cepat sebelum acara selesai. Keadaan ini menimbulkan banyak spekulasi, namun hal ini dibantah langsung oleh Djarot dengan cepat bukan karena kubu lawannya di Pilgub DKI Jakarta hadir dilokasi tersebut. Dia mengklaim ada agenda acara lain yang harus dihadiri saat itu juga.
AGEN POKER - Dalam acara itu turut hadir juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Waketum Partai Gerindra Fadli Zon, Wakil ketua Majelis Syuro, PKS Hidayat Nur Wahid Serta calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Saya harus tetap hadir karena sudah menjadi niat saya dari awal,kenapa saya datang jam 19.00wib dikarenakan saya ingin menunaikan shalat Maghrib dan sekaligus disambung dengan shalat isya dan setelah habis shalat isya kami akan pamit dikarenakan masih ada acara lainya yang masih harus dihadiri," ujar Djarot saat ditemui di Grogol Utara, Jakarta Selatan.
BANDAR POKER - Mantan Walikota Blitar ini membantah berita tidak benar yang ditujukan padanya, ia tidak pernah mendapat pemukulan dari para jemaah. Dia mengklarifikasi bahwa hanya ajudannya saja yang mendapat pemukulan saat mengawalnya masuk ke dalam Masjid At-tien.
"Kemudian isu macam-macam,saya kurang suka berita hoax seperti ini,katanya saya dipukuli. Ada yang bilang sampai seperti itu,sampai sampai saya ditelepon malam-malam sama teman-teman, apa benar kejadiannya sampai seperti itu? Yang enggak-enggak. Yang dipukuli itu pengawal saya, kenapa dipukul? karena dia diluar," tegasnya.
Para pengawal diingatkan untuk tidak berbalik melawan para jemaat yang melakukan penyerangan dan memilih bersabar atas sikap yang mereka terima. "Tapi saya sampaikan kepada para pengawal saya supa bersabar,jangan dilawan. Polisi loh yang dipukuli,bawa pistol lagi. Saya bilang hati-hati, jangan dilawan mereka masih belum sadar siapa yang mereka pukul. Habis dipukul gitukan capek sendiri dia, untuk menghibur kita ajak makan," pungkasnya.

Post A Comment:
0 comments: