![]() |
| JIKA REKLAMASI DISTOP AKAN MENJADI TANGGUNG JAWAB SIAPA? |
AGEN POKER -
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinasi bidang
Kemaritiman mengkritik niat gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan yang
memiliki niatan untuk membatalkan reklamasi yang selama ini sudah berjalan
jauh. Sampai saat ini Panjaitan belum melihat satu pun alasan yang cocok untuk
melakukan pembatalan pada reklamasi yang dilakukan di pantai sebelah utara
pulau Jawa ini.
DEWA POKER -
“ Ya boleh saja jika mau di stop tidak ada yang melarang. Tapi
jika nantinya Jakarta ini tenggelam atau mengalami penurunan permukaan tanah ya
kita harus bertanggung jawab dengan keputusan yang diambil. Jadi jangan ada
yang lari dari tanggung jawabnya nanti jika ada apa apa yang terjadi esok
harinya,” ujar Luhut saat dirinya di temui di Kantor Wakil Presiden, Jakarta
Pusat. Menurutnya, saat ini pemerintah bekerja sama dengan perwakilan dari
Belanda dan Korea Selatan tenagh menguji proyek yang sedang berjalan ini.
TEXAS POKER -
“ Saat ini kita memprediksi jika saja reklamasi pada Pantai
Utara Pulau Jawa ini kita hentikan maka hal ini juga akan memiliki dampak pada
warga Jakarta. Dimana hal ini bisa membuat Pulau Jawa ini turun antara 8 cm
sampai 23 cm pertahunnya,” jelasnya. Luhut juga mengatakan tidak menutup
kemungkinan jika nantinya ada penyesuaian pada proyek reklamasi yang dilakukan
di Pantain Utara Jakarta pada kedepananya. Dimana hal ini kita sesuaikan dengan
hasil kajian yang dikeluarkan oleh Bappenas ( Badan Perencanaan Pembangaunan
Nasional ) yang saat ini sedang bekerja sama dengan dua negaea yang menjadi
sahabat sat ini.
POKER ONLINE -
Aturan yang ada saat ini juga sudah di dukung oleh keppres (
Keputusan Presiden ) yang dulunya dikeluarkan oleh presiden Susilo Bambang
Yudhoyono. Dengan adanya dasar hukum yang jelas reklamasi ini sudah mendapatkan
Keppres sejak zaman presiden Soeharto hingga saat ini. Dengan adanya hal ini
menjelaskan adamnya konsistansi pemerintah terhadap reklamasi Pantai Utara Jakarta, “ Bukan hanya
pada Zaman Presiden Jokowi saja hal ini dilakukan jadi hal ini jangan dikaitkan
dengan Pak Jokowi. Saat ini Jokowi hanya melanjutkan apa yang menjadi amanat
dari keputusan Presiden baik itu dari Pak Harto hingga pak SBY

Post A Comment:
0 comments: