Navigation

POKER ONLINE - PARA PEMIMPIN AGAMA AKAN MENGAMBIL LANGKAH TEGAS PADA KELOMPOK ANTI PANCASILA

PARA PEMIMPIN AGAMA AKAN MENGAMBIL LANGKAH TEGAS PADA KELOMPOK ANTI PANCASILA
PARA PEMIMPIN AGAMA AKAN MENGAMBIL LANGKAH TEGAS PADA KELOMPOK ANTI PANCASILA
AGEN POKER - Mantan aktivis wanita dan wanita pertama Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mengatakan bahwa melindungi Indonesia dari rasa tidak aman yang semakin meningkat akibat konflik yang berkaitan dengan masalah suku, agama, ras dan antarkelompok (SARA) adalah wajib bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kita perlu menutup barisan untuk melawan kekejaman ini," katanya pada hari Jumat. Shinta Nuriyah adalah satu dari 12 pemimpin agama yang menghadiri sebuah pertemuan untuk menegaskan komitmen untuk memerangi intoleransi di University Club Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta.

DEWA POKER - Di antara pemimpin yang hadir dalam acara tersebut adalah Ahmad Syafi'i Maarif, Engkus Ruswana, Bhikku Nyana Suryanadi, Kardinal Julius R. Darmaatmaja, Mohamad Sobary, dan Pendeta Gomar Gultom.

Gomar mengatakan bahwa selama bertahun-tahun, pemerintah telah membiarkan gerakan intoleran berkembang di Indonesia. Bahkan dalam kasus tertentu, negara telah memfasilitasi gerakan semacam itu.

TEXAS POKER - "Pemerintah harus bertindak tegas melawan intoleransi," katanya. Sementara itu, imam Konfusian Budi Suniarto mengatakan bahwa intoleransi di Indonesia semakin kuat karena dibudidayakan pada anak-anak sejak mereka mulai sekolah. Orang tua jangan sampai menganggur dalam situasi seperti itu, tambahnya.

"Sebenarnya banyak dari kita mendukung pluralisme dan keragaman tapi kita sering gagal bertindak saat kita menghadapi intoleransi," kata Budi.

POKER ONLINE - Pemimpin Indonesia dari berbagai komunitas agama menyerukan kepada semua orang di Indonesia, namun terutama pemerintah, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila untuk memperkuat karakter bangsa.

"Pemerintah harus tangguh dan bijak dalam menanggapi situasi saat ini, yang telah menyebabkan perselisihan. Mereka harus segera bertindak demi keamanan dan persatuan bangsa, "kata dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN) Abdul Munir Mulkan.

JUDI POKER - Dia membacakan pernyataan bersama 12 pemimpin agama Indonesia, yang berkumpul di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada hari Jumat. Mereka membahas situasi saat ini di Indonesia, yang menurut mereka telah memburuk menyusul kemunculan gerakan intoleran yang cepat yang mendorong para pemeluknya untuk melakukan tindakan kekerasan. Gerakan tersebut membuat masyarakat merasa tidak aman dan memicu konflik antar kelompok masyarakat yang berbeda, seperti yang terjadi pada Pemilu Gubernur 2017 Jakarta.

Di antara pemimpin yang hadir dalam acara tersebut termasuk Ahmad Syafi'i Maarif, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Engkus Ruswana, Bhikku Nyana Suryanadi, Kardinal Julius R. Darmaatmaja, Pendeta Gomar Gultom dan Mohamad Sobary.

"Pemerintah harus memiliki sikap dan retorika yang bersatu dalam menyikapi berbagai tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam hidupnya sebagai satu bangsa," kata Munir.

Sementara itu, Syafi'i mengatakan situasi saat ini dipicu oleh lambannya respon pemerintah terhadap kelompok-kelompok yang tidak toleran yang nilainya bertentangan dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kita harus menyumbangkan gagasan kita kepada pemerintah, mendorongnya agar tidak membiarkan kelompok tersebut mengancam [kesatuan dan keragaman kita]," katanya.


Share
Banner

Post A Comment:

0 comments: