| CARA MEMBELA ISLAM YANG MULIA MENURUT PNBU |
AGEN POKER -
Ada caranya dalam membela suatu agama, begitu juga dalam
membela agama yang dikatakan di lecehkan. Islam adalah sebuah agama yang indah,
mulia, dan baik. Oleh karena itu cara kita membelanya jika adanya penistaan
padanya juga harus sejalan dengan apa yang diajarkan didalamnya, jangan
menjauhi ataurannya tapi ingatlah laranganya selalu.
DEWA POKER -
Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama ( PBNU ),
Said Aqil Siradj, sebagai para umatNya yang menganut agama islam memang
dibenarkan bila kita sebagai muslimin dan musliman membela agamanya dan wajib
memperjuangkan dan mempertahankan agama yang dianutnya ini. Said juga berpesan
pada tausyiahnya di acara ‘Istighasah untuk Jakarta Damai’ yang berlangsung di halaman
kantor PBNU yang terletak pada Jalan Kramat, Jakarta Pusat.
TEXAS POKER -
“ Cara membela islam itu ada banyak cara, seperti cara
mendakwahkannya, cara mengembangkannya, harus ada cara yang baik dalam
menyampaikannya cara yang mulia dan benar lebih baik seperti yang diajarkan.
Karena agama islam ini mulia, agama yang baik, dan agama yang benar,” ujar Said. Seperti contohnya saja pedagang yang
manjajahkan barang dagangannya dagangan. Kalau mereka menawarkan barang
daganganya dengan sntun dan ramah tentu saja para pengunjung bakalan tertarik
untuk datang dan datang kembali. Apalagi kalau ada potongan harga sedikit buat
para pembeli hal ini pasti nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi
pengunjung.
POKER ONLINE -
“ Jika yang mengajak itu jelek, kasar , congkak, sombong
malah membuat orang enggan, benci, dan muak, “ ujar Said. Said ingin warga
untuk tetap memperjuangkan islam tetapi dengan cara yang santun dan mulia bukan
seperti saat ini yang mencerminkan seolah islam itu terlihat radikal. Saat ini
memang bukan hanya di Indonesia saja yang melakukuan hal ini beberapa Negara bagian
lainnya juga seperti ini. Namun harusnya sebagai warga yang terkenal akan
keramah tamahannya kita dapat menilai apa yang harus kita lakukan dalam
menyikapi masalah bukannya seperti yang sekarang ini.
JUDI POKER -
Said mengajak para warga belajar kembali pada kisah
Rasullullah saat memimpin kota Yatrib. Saat itu Rasul bisa memposisikan dirinya
sebagai pemimpin untuk semua golongan tanpa melihat siapa dia dan apa latar
belakangnya. Rasul menempatkan penduduknya itu semua sama dimata hukum,
pelayanan dan memberikan kewajiban dan hak yang sama pad tiap penduduknya.
Post A Comment:
0 comments: