MILITER AS KELUARKAN ATURAN BARU UNTUK DRONE
![]() |
| BUNDAPOKER |
AGEN POKER - Pentagon telah memberikan izin kepada pangkalan militer AS untuk menembak jatuh atau menghancurkan drone konsumen yang terbang di atas dan di dekatnya. Seorang juru bicara mengungkapkan bahwa izin tersebut dikeluarkan pada tanggal 4 Agustus lalu. Dia mengatakan bahwa istilah yang tepat dari kebijakan tersebut diklasifikasikan.
DEWA POKER - Langkah tersebut dilakukan beberapa hari setelah Angkatan Darat AS memerintahkan pasukannya sendiri untuk berhenti menggunakan pesawat tak berawak yang dibuat oleh produsen China DJI karena adanya dugaan kuat pada "cyber-vulnerabilities".
TEXAS POKER - Mengenai kekhawatiran privasi, menjadi ilegal untuk menerbangkan pesawat tak berawak ke dalam 400ft (122 m) dari 133 fasilitas militer AS pada bulan April. Administrasi Penerbangan Federal mengumumkan bagi mereka yang membandel dan tidak mematuhi perintah tersebut akan menghadapi hukuman finansial dan tidak menutup kemungkinan pada tuntutan pidana.
POKER ONLINE - Pengawasan tersebut telah memperkirakan bahwa penggemar hobi AS akan memiliki lebih dari 3,5 juta pesawat tak berawak pada tahun 2021, dan mungkin ada 1,6 juta model komersial lainnya yang akan beroperas diudara nantinyai. Popularitas teknologi semakin meningkatkan kerahasiaan dan keamanan.
JUDI POKER - Beberapa waktu lalu ada insiden di mana anggota masyarakat telah menembak jatuh pesawat terbang yang terbang di atas properti mereka sendiri. Dan panduan baru ini dimaksudkan untuk memperjelas langkah apa yang dapat diambil basis militer, dan memperingatkan masyarakat lokal tentang kemungkinan tindakan balasan.
"Kami mempertahankan hak untuk membela diri dan ketika menyangku pesawat yang beroperasi di atas instalasi militer, panduan baru ini memberi kita kemampuan untuk mengambil tindakan untuk menghentikan ancaman tersebut," ujar Kapten Angkatan Laut Jeff Davis mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis, Menambahkan bahwa ini termasuk "melacak, melumpuhkan dan menghancurkan" pesawat terbang.

Post A Comment:
0 comments: