ADA DUGAAN RUSIA DIBALIK MELEDAKNYA PABRIK SENJATA UKRAINA
![]() |
| ADA DUGAAN RUSIA DIBALIK MELEDAKNYA PABRIK SENJATA UKRAINA |
AGEN POKER - Sebuah gudang amunisi militer Ukraina yang sangat besar meledak menjadi neraka yang mengaum dalam semalam - dan telah digolongkan sebagai "hadiah dari Vladimir Putin" kepada presiden negara tersebut.
Ribuan peluru menembak ke langit dalam bentuk kembang api yang mengerikan, karena penduduk setempat di kota Vinnitsa menyaksikan jendela di rumah mereka hancur karena kekuatannya yang sesungguhnya.
DEWA POKER - Api mammoth, yang diklaim beberapa orang sebagai bagian dari sabotase Rusia, memicu eksodus massal 20.000 penduduk yang terkena dampaknya. Seribu penjaga bekerja dengan 155 petugas pemadam kebakaran untuk mencoba dan menjinakkan api, semalam, dan mereka terus bekerja sampai dini hari. Sekitar 83.000 ton kerang dikatakan disimpan di depot, yang merupakan yang terbesar di Ukraina.
TEXAS POKER - Yury Butusov, seorang pemimpin redaksi Censor.net bersikeras bahwa pembakaran tersebut terjadi dan segera mengarahkan jari ke Rusia. Butusov mengklaim bahwa ledakan tersebut merupakan hadiah ulang tahun dari Vladimir Putin kepada mitranya Ukraina Petro Poroshenko, yang berusia 52 pada hari Selasa.
POKER ONLINE - Jaksa tersebut dilaporkan memperlakukan kejadian mammoth tersebut sebagai tindakan "sabotase". Menggambarkan insiden tersebut, dia mengatakan "musuh terus menyerang struktur militer Ukraina". Malapetaka itu bisa membuat Ukraina menjadi tempat penyimpanan senjata yang besar, dia berkeras. "Penyimpanan artileri terbesar tentara Ukraina telah diserang," katanya.
JUDI POKER - "Sumber Censor.net mengatakan bahwa ledakan tersebut terdengar baik di Vinnitsa, dan kerang terbang terlihat dengan baik. Ini adalah tempat penyimpanan terbuka dan kapasitasnya terlampaui," tambahnya. Perdana Menteri Ukraina Vladimir Groysman, tiba beberapa jam setelah ledakan untuk menangani krisis kebakaran.
"Semua orang bekerja, situasinya terkendali. Semua tindakan diambil untuk memadamkan api, sejumlah orang dan mesin dikirim ke sana, dan segala sesuatu mungkin sedang dilakukan," katanya.

Post A Comment:
0 comments: