BALAI TERNAK DIHARAPKAN JADI SOLUSI KURANGNYA STOK TERNAK NASIONAL
![]() |
| BALAI TERNAK DIHARAPKAN JADI SOLUSI KURANGNYA STOK TERNAK NASIONAL |
Sebagai salah satu solusi terhadap kurangnya pasokan ternak di Indonesia, serta memberdayakan mustahik dan yang membutuhkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyelenggarakan program pemberdayaan petani di Kabupaten Bekasi.
"Sayang sekali, Indonesia dengan wilayah yang subur dan luas, masih kurang pasokan ternak, kita masih mengimpor sapi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, salah satunya adalah untuk mengembangkan ternak dan memberdayakan petani miskin Berdasarkan hasil survei dan studi lapangan, Baznas memilih Rawakeladi, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, sebagai salah satu lokasi dan objek program 'Balai Ternak 2017', "kata Direktur Badan Pendidikan dan Perpajakan Nasional Perpanjangan Baznas, M Nasir Tajang di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/10).
Dana kegiatan ini sendiri berasal dari zakat pegawai OJK tahun 2017 seharga Rp410.187.529. Total pencairan dana zakat yang dikeluarkan ke Balai Ternak mencapai Rp250 juta, masing-masing Rp 4.900.000 untuk peternak mustahik. Dengan rincian pengadaan domba, 129 kambing betina dan 43 ekor kambing jantan yang mustahik mendapatkan 3 kambing betina dan satu kambing jantan, serta pengadaan bantuan dan renovasi kandang dan 4 mustahik mendapatkan bantuan ternak bebek.
"Selain bantuan langsung, mustahik juga menerima bimbingan dan pelatihan tentang kandang ternak yang baik, pakan dan pendidikan kedokteran, pendidikan pembibitan dan penggemukan domba dan pengolahan limbah. Pelatihan dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan dengan melibatkan pemangku kepentingan setempat," kata Nasir.
Untuk tahap awal, Baznas merekrut 43 kepala keluarga (KK) mustahik yang telah terjaring melalui proses seleksi dan verifikasi sehingga bisa dijamin menjadi motor kelompok ternak. Warga desa Sukaindah sendiri didominasi oleh petani dan pekerja lepas.
"Sebagian besar tinggal di lahan milik pemerintah di tepian sungai Cikarang. Setiap saat tanah bisa diambil kembali oleh pemerintah, baik untuk membangun fasilitas terbuka hijau atau perluasan jalan atau sungai sehingga mereka butuh modal untuk memenuhi kebutuhan Kebutuhan tempat tinggal. Semoga sektor peternakan bisa menjadi solusi karena tidak asing bagi warga sekitar, "katanya.

Post A Comment:
0 comments: