Navigation

YOCKIE SURYOPRAYOGO SEORANG JENIUS ROCK TUTUP USIA DI 64 TAHUN

YOCKIE SURYOPRAYOGO SEORANG JENIUS ROCK TUTUP USIA DI 64 TAHUN

YOCKIE SURYOPRAYOGO SEORANG JENIUS ROCK TUTUP USIA DI 64 TAHUN
BUNDAPOKER
AGEN POKER - Musisi Yockie Suryoprayogo, seorang musisi langka yang merupakan tokoh kunci selama lebih dari tiga dekade di sebuah scene musik country yang selalu berubah, meninggal pada hari Senin pada usia 64 tahun.

Yang paling menonjol karena perannya sebagai keyboardist untuk band rock God Bless yang berbasis di Jakarta Yockie adalah seorang musisi petualang yang memecahkan batas-batas musik klasik, jazz, rock and pop, menyumbangkan suara tanda tangannya dari komposisi musik klasik dari beberapa mahakarya. dalam sejarah batuan negara; Dari soundtrack Hurricane Pasti Berlalu (Storm Will Pass), God Bless 'hard rock magnum opus Ant Hitam (Ant Black) ke karya seni batu Kantata Takwa.

DEWA POKER - Sebuah romantika dengan tampilan musik yang ideal, Yockie tidak pernah memperhatikan angka penjualan dan ketika diberi kebebasan untuk menghasilkan rekaman solonya, seperti akhir 1970-an Dividing Canyon, dia menghasilkan sebuah album yang terbenam dalam jargon rock progresif. Hanya penggemar setia Kejadian yang bisa mengerti.

Lahir di Demak, Jawa Tengah, pada tanggal 14 September 1954, Yockie tumbuh untuk memberontak melawan peraturan keluarga yang ketat yang dipaksakan oleh ayah jenderal polisi dan menggunakan musik untuk melampirkannya pada pria tersebut. Tumbuh di tahun 1960an, Yockie terpikat oleh rock and roll dan membentuk band sendiri saat masih di bangku SMP. Ia mendapat pelatihan musik dari maestro musik klasik Muchtar Embut dan Idris Sardi.

TEXAS POKER - Segera setelah SMA, Yockie pindah ke Jakarta dan mengasah kemampuannya di band-band seperti Double O, Contrapunk, Giant Step dan Jaguar. Pada tahun 1973, ia bergabung dengan band God Bless, yang didirikan oleh penyanyi utama Ahmad Albar yang baru saja kembali ke negara tersebut setelah mencetak gol di Belanda dengan bandnya Clover Leaf.

Bermain piano klasik Yockie, menyumbang banyak evolusi God Bless dari sebuah band rock hard run-of-the-mill ke panggung rock progresif - siap. Setelah merekam album self-titled God Bless pada tahun 1975, Yockie meninggalkan band untuk bergabung dengan pemikir berpikiran terdepan pada sejumlah proyek sekali, sebuah kebiasaan yang akan tinggal bersamanya selama tiga dekade berikutnya.

POKER ONLINE - "Saya pernah disebut pelacur band karena kebiasaan saya masuk dan keluar dari banyak band," kata Yockie dalam sebuah wawancara dengan portal berita beritagar.id akhir tahun lalu. Segera setelah meninggalkan God Bless, Yockie bergabung dengan musisi aktif lainnya di panggung rock progresif di Jakarta termasuk saudara Keenan dan Debby Nasution, Fariz RM, penyanyi Chrisye dan Diamond Hutauruk untuk merekam soundtrack film gaduh biasa. Badai Pasti Berlalu . Sementara sebagian besar lagu dan lirik di soundtrack ditulis oleh Eros Djarot, Yockie menangani susunan lagu album tersebut sementara Chrisye menangani sebagian besar tugas menyanyi.

Mengambil isyarat dari beberapa opera rock terbaik tahun 1970an seperti Elton John'sGoodby Yellow Brick Road dan Genesis 'Selling England by Pound, Yockie mengumpulkan beberapa pengaturan musik terindah yang akan membawa soundtrack ini menjadi sebuah klasik instan. Rolling Stone Indonesia menempatkan album di puncak 150 album terbaik Indonesia sepanjang masa yang diterbitkan pada tahun 2007. Album ini juga berhasil dengan beberapa label rekaman terus menekan album hingga hari ini. Yockie terus berkolaborasi dengan Chrisye untuk tujuh album lagi termasuk klasik seperti Jurang Pemisah, Puspa Indah Taman Hati (Resident Flower in My Heart) dan resesi (resesi).

JUDI POKER - Setelah bergabung kembali dengan God Bless pada tahun 1988, Yockie kembali menjadi anggota Cantata Takwa, sebuah kolektif musik yang dibuat oleh penyair WS Rendra, penyanyi rakyat Iwan Fals dan Sawung Jabo dan gitaris gitaris Setiawan Jodi. Bahkan di antara bakat terbaik di Cantata, Yockie masih bisa menonjol terutama dalam lagu "Testimony" (Kesaksian), dimana bakatnya untuk opera rock bisa diberikan untuk melayani kata-kata Rendra.

Selebriti ikonoklast, dalam dekade terakhir hidupnya, Yockie menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melawan mantan teman bandnya yang dia tuduh telah melanggar hak kekayaan intelektualnya. Pada tahun 2011, dia meminta polisi untuk mengeluarkan perintah stop-and-stop terhadap anggota band Cantata lainnya untuk mencegah mereka melakukan "Testimonies."

Juga di tahun 2011, dia mengajukan keluhan terhadap label rekaman yang berbasis di Jakarta untuk apa yang dia duga adalah distribusi ilegal dari soundtrack Hurricane Pasti Berlalu. "Dia adalah sosok inspirasional yang beroperasi di luar konvensi pop," musisi indie berbasis di Jakarta Harlan Bin mengatakan tentang warisan Yockie.
Share
Banner

Post A Comment:

0 comments: