Navigation

PROYEK DOVE UNTUK TINGKATKAN HARGA DIRI REMEJA PEREMPUAN ( PART 2 )

PROYEK DOVE UNTUK TINGKATKAN HARGA DIRI REMEJA PEREMPUAN ( PART 2 )

PROYEK DOVE UNTUK TINGKATKAN HARGA DIRI REMEJA PEREMPUAN ( PART 2 )
BUNDAPOKER
AGEN POKER - Upaya terbaru Dove dalam membangun harga diri di kalangan remaja melihat merek tersebut mengunjungi SMA Negeri 2 SMAN di Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, dan menyelenggarakan talk show untuk mendorong positifitas tubuh di antara para siswa.
Diadakan pada tanggal 16 April, acara tersebut berfungsi untuk memperingati Hari Kartini, yang jatuh setiap tahun pada tanggal 21 April. Tamu dan pembicara termasuk wanita yang sukses dan tokoh inspiratif seperti Angkie Yudistia, seorang wanita tuna rungu yang telah menulis buku inspiratif dan membantu 1.021 penyandang cacat lainnya mendapatkan pekerjaan di bidang kejuruan dan tempat-tempat seperti call center dan pusat input data.
DEWA POKER - Ini juga termasuk fotografer mode Nicoline Patricia Malina, editor gaya hidup Liputan6.com Adinda Tri Wardhani dan Elvi Hendrani, yang merupakan kepala data dan analisis kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Masing-masing wanita ini berbagi dengan para siswa kisah-kisah mereka tentang pertumbuhan dan rintangan-rintangan yang berhubungan dengan keyakinan yang mereka hadapi di jalan menuju kesuksesan. Nicoline Patricia Malina, misalnya, sering diremehkan oleh teman-temannya karena terlalu kurus.
TEXAS POKER - "Semakin kamu berpikir tentang apa yang tidak kamu miliki, semakin sedikit kepercayaan yang kamu miliki. Ketika aku tumbuh dewasa, aku menyadari bahwa apapun jenis tubuh yang kita miliki, yang penting adalah kita sehat dan bersyukur atas apa yang kita berikan," Kata Nicoline.
Demikian juga, Elvi Hendrani sering diintimidasi oleh orang tua dan gurunya karena sangat buruk dalam matematika. Tidak sampai dia bertemu dengan tetangga yang belajar di universitas bahwa matematika mulai klik untuknya.
POKER ONLINE - "Di sekolah, semua intimidasi dari guru saya membuat saya keluar dari zona nyaman saya. Tapi ketika saya belajar matematika dengan tetangga saya, saya merasa lebih mudah untuk belajar. Peningkatan kepercayaan diri ini penting bagi saya," kata Elvi, yang kemudian dalam kehidupan akan terus mendapatkan gelar dalam matematika. Acara ini juga termasuk sebuah lokakarya, di mana Dove mengundang beberapa lusin gadis SMAN 74 untuk memeriksa dan mengubah persepsi diri mereka tentang wanita "ideal".
Siswa diminta untuk mengisi survei yang berisi pertanyaan seperti apakah mereka suka melihat diri mereka dalam foto atau apakah mereka khawatir tentang apa yang orang lain katakan tentang penampilan mereka. Para gadis juga diminta untuk menggambar apa yang mereka pandang sebagai wanita yang ideal dan untuk mempertimbangkan kembali apa artinya menjadi cantik.
 
JUDI POKER - Lokakarya Dove dan talkshow di SMAN 74 hanyalah salah satu cara perusahaan bekerja untuk membangun harga diri. Lokakarya Dove dan talkshow di SMAN 74 hanyalah salah satu cara perusahaan bekerja untuk membangun harga diri di kalangan gadis-gadis muda. DSEP telah aktif di negara ini sejak 2016.
Dalam dua tahun kegiatannya di Indonesia, DSEP telah menjangkau dan mempengaruhi kehidupan lebih dari 140.000 remaja dari 267 sekolah di seluruh nusantara. Pada 2018, tujuan Dove adalah mencapai 150.000 remaja lainnya. Secara global, Dove ingin mencapai 40 juta anak muda pada tahun 2020.
Dove mengutip tokoh-tokoh sejarah seperti Kartini kepada para siswa di SMAN 74 dan bagaimana kepercayaan diri wanita telah membantu menciptakan dunia yang lebih baik. "Wanita dalam sejarah percaya diri. Mereka tidak menunggu kondisi yang sempurna. Keyakinan mereka muncul lebih dulu, lalu mereka menciptakan perubahan," kata Tina Talisa, presenter acara talk show yang menjadi salah satu pembicara di bengkel.
Menurut Alawuddin, prinsipal SMAN 74, membangun kepercayaan diri penting untuk memberi negara presiden masa depannya.
"Saya bersyukur atas upaya Dove dalam membantu siswa kami menjadi lebih percaya diri. Siswa di era globalisasi ini cenderung lebih tidak aman, karena mereka selalu memiliki teknologi yang memungkinkan mereka untuk mengakses gambar yang mempengaruhi persepsi mereka tentang citra tubuh. Saya harap ini anak perempuan dapat mengejar konsep diri sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang yang diberikan kepada mereka. Jangan putus asa, percaya diri dan menjadi pemimpin, bahkan presiden. Kami hanya memiliki satu presiden perempuan di Indonesia. Saya berharap bahwa di masa mendatang 20 tahun kita bisa memiliki presiden wanita kedua, "kata Alawuddin.


Share
Banner

Post A Comment:

0 comments: