UPAYA PEMBERSIHAN TUMPAHAN MINYAK DI BALIKPAPAN MASIH DILAKUKAN
![]() |
| BUNDAPOKER |
AGEN POKER - Pada hari keenam setelah sejumlah besar minyak mentah tumpah di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, upaya pembersihan hampir selesai, kepala Badan Lingkungan Hidup di Balikpapan, Suryanto, mengatakan, Minggu. Dia mengklaim bahwa proses pembersihan telah mencapai 90 persen dan minyak yang tersisa masih di daerah pesisir.
Suryanto menambahkan bahwa pembersihan akan berakhir minggu depan, bersumpah bahwa daerah pesisir dan permukiman akan bersih. "Aku yakin kita akan menyelesaikan ini dalam waktu maksimal." Sejak Jumat, perairan di sekitar Port Semayang telah kembali ke warna hijau cerah dan tidak ada bintik-bintik hitam.
DEWA POKER - "Sebenarnya ada film minyak tipis. Kami telah melokalkannya dengan ledakan minyak," kata seorang perwira dengan perusahaan minyak dan gas milik negara PT Pertamina yang meminta anonimitas. Personil pembersih menghubungkan minyak antara Pelabuhan Semayang dan dermaga Pertamina di mana ada sebuah teluk kecil.
Proses pembersihan melibatkan mengisap minyak ke dalam truk dan memindahkannya ke drum. Lapisan tipis minyak akan disemprotkan dengan dispersan untuk membuatnya larut. Metode yang sama diterapkan di Kampung Atas Air Margasari, di mana minyak meliputi pohon bakau dan pilar rumah kaku.
TEXAS POKER - Pertamina telah mengerahkan 21 kapal untuk membersihkan teluk, Selat Makassar di Balikpapan dan Penajam Paser Utara. "Kami telah menempatkan 234 orang," kata juru bicara Pertamina Balikpapan, Alicia Irzanova. Kapal-kapal itu bekerja di empat zona yang ditentukan: Dermaga Pertamina 1 ke Kampung Baru, termasuk Kampung Atas Air Margasari; Pelabuhan Pondasi Semayang; Pantai Monpera dan perairan Selat Makassar ke utara. Zona terakhir adalah muara di Teluk Balikpapan.
POKER ONLINE - Operasi pembersihan adalah usaha patungan oleh Pertamina, perusahaan minyak swasta Chevron Indonesia dan Petrosea. Pada tanggal 31 Maret, tumpahan minyak menyebabkan kebakaran yang menewaskan lima orang. Setelah tumpahan, Pertamina menolak untuk bertanggung jawab, mengatakan bahwa tumpahan minyak adalah bahan bakar laut dan bukan minyak mentah.
General Manager Pertamina untuk Refinery Unit V, Togar MP, mengatakan pada hari tumpahan dan kebakaran bahwa Pertamina telah memeriksa pipa bawah laut mereka yang menghubungkan terminal kilang Lawe-Lawe dan Unit V dan tidak menemukan kebocoran. Pada 4 April, pada konferensi pers bersama dengan polisi, Togar mengubah pernyataannya dan mengatakan tumpahan minyak sebenarnya adalah minyak mentah dari kebocoran di pipa yang menghubungkan terminal Lawe-Lawe dan unit kilang mereka.
JUDI POKER - Pada tanggal 5 April, Jakarta datang ke pertahanan Pertamina, mengatakan bahwa pipa bawah laut yang meledak itu bukan kesalahan Pertamina. "Pipa itu diduga diseret oleh jangkar yang dijatuhkan oleh kapal, meskipun tidak ada kapal yang diizinkan untuk menjatuhkan jangkar atau bahkan melewati teluk," kata Djoko Siswanto, direktur jenderal minyak dan gas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kepada wartawan. .

Post A Comment:
0 comments: