KAPAN REDENOMINASI DIMULAI?
![]() |
| BUNDAPOKER |
AGEN POKER - Kondisi rupiah saat ini dinilai oleh pemerintah dan beberapa pemangku kepentingan ekonomi lainnya memiliki nilai nominal yang sangat merindukan. Nomor unit cukup panjang untuk ditukar dengan mata uang negara lain yang nilai kursinya lebih kuat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan dukungan kepada Bank Indonesia (BI) untuk segera melakukan redenominasi.
Redenominasi yang dimaksud adalah pengurangan nilai nominal rupiah sebanyak tiga digit kembali. Isu redenominasi saat ini terbungkus jauh lebih rapi daripada saat pertama kali berdiri sekitar 4-5 tahun yang lalu. Menurut rencana tersebut, pemerintah mendukung penuh langkah BI untuk mengusulkan RUU Redenominasi Rupiah pada Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR 2017. Beberapa anggota DPR juga memberi lampu hijau bagi BI untuk mengajukan Tagihan Redenominasi di Prolegnas 2017.
DEWA POKER - Pemerintah begitu hangat menanggapi isu redenominasi kebijakan rupiah karena dinilai dapat meningkatkan efisiensi ekonomi. Bila ada redenominasi diasumsikan proses transaksi ekonomi akan berjalan lebih sederhana. Jumlah angka yang tercantum dalam rupiah rata-rata empat digit ke atas, dan nampaknya termasuk yang terpanjang di dunia.
Rata-rata ahli moneter internasional menyimpulkan, sebuah negara dengan jumlah digit mata uang yang panjang adalah negara yang telah mengalami hiperinflasi. Indonesia mengalami hiperinflasi pada pertengahan 1960an dan sejak saat itu inflasi telah menurun menjadi konsisten di bawah 10 persen. Kasus angka rupiah cukup lama terkadang juga membuat mata uang kita menjadi kurang "dihargai" secara internasional. Selain itu, terkadang juga dianggap merepotkan bagi manajemen pembukuan.
TEXAS POKER - Bayangkan saja, jumlah APBN saat ini telah bergerak di atas Rp2.000 triliun. Dalam sistem numerik, APBN kita didefinisikan mencapai tingkat kuadriliun. Proses akuntansi memang akan jauh lebih efektif dengan redenominasi. Penulis sebenarnya sangat setuju dengan pemerintah agar ekonomi kita perlu didukung redenominasi. Namun, momentum saat ini masih belum cukup ideal dan tidak terlalu mendesak untuk dilakukan.
Pemerintah dan BI baik-baik saja jika tetap bersikukuh pada kondisi inflasi. Tingkat inflasi kita sudah jauh lebih terkendali daripada beberapa tahun yang lalu ketika wacana redenominasi pertama kali muncul. Selain itu, BI juga membenarkan posisi arus nilai tukar rupiah yang relatif lebih stabil. Pengelolaan anggaran negara dikatakan memiliki kredibilitas dan ketepatan tinggi untuk meningkatkan investment grade.
POKER ONLINE - Namun, bagi penulis, ketentuan tersebut masih belum cukup kuat untuk dijadikan landasan kebijakan, atau bahkan bisa lebih berbahaya. Inflasi kita berada pada posisi rendah. Namun, kondisi ekonomi kita sebenarnya tak lepas dari kabut yang cenderung mendung. Analis menilai tingkat daya beli masyarakat sedang terganggu. Posisi inflasi kita bisa sangat rendah karena didorong oleh faktor permintaan ke bawah daripada sisi penawaran yang kuat. Dengan demikian, kondisi empiris yang ada tampaknya bertentangan langsung dengan asumsi yang dibuat oleh pemerintah.
JUDI POKER - Baru-baru ini, BPS juga meluncurkan hasil terbaru terkait pengembangan kesejahteraan rakyat. Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada bulan Maret 2017 meningkat sebesar 6.900 orang dibandingkan dengan bulan September 2016. Jumlah penduduk miskin sampai saat ini mencapai 27,77 juta orang atau sekitar 10,64 persen dari jumlah penduduk.

Post A Comment:
0 comments: