MENITI BECAK SELAMA 21 TAHUN TERBAYAR DENGAN BERANGKAT HAJI
![]() |
| BUNDAPOKER |
AGEN POKER - Perkerjaan sebagai pengayuh becak sering kita anggap sepele selama ini namun kita tidak jarang lupa melihat bagaimana profesi ini sulit untuk mereka jalani dan menghidupi keluarga mereka dengan pendapat yang minim dari profesi ini. seperti Maksum bin Wahab ( 79 ) seorang warga Kapasan Samping, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jawa Timur dari profesinya sebagai pengayuh becak selama puluhan tahun dan hasil mengumpulkan uang selama puluhan tahun terbayar dimana namanya masuk pada daftar calon jamaah haji 2017 kloter VI embarkasi Surabaya.
DEWA POKER - Keinginan untuk berhaji Maksum sudah lama ia dambakan, dimana kemudian setelah menunggu selama 21 tahun dirinya menabung untuk mewujudkan mimpinya selama ini terbang ke Tanah suci. Kakek kelahiran Pulau Madura ini tidak lupa terus memanjatkan doanya setiap hari meminta pada yang Maha Kuasa untuk di murahkan rejekinya setiap hari.
TEXAS POKER - Pada 1996 kakek kelahiran 1983 ini berduka atas sepeninggalan istri tercintanya, sementara enam anaknya sudah besar besar dan dapat hidup mandiri jadi dirinya hanya harus menghidupi dirinya sendiri saja. Untuk profesi Maksum hanya sebagai pengayuh becak saja kesehariannya. “ Saya tidak ingin merepotkan anak anak saya, jadi biar usia saya sudah senja saya tetap melakoni profesi saya sebagai pengayuh becak,” ujar Maksum.
POKER ONLINE - Diwaktu luangnya yang banyak ada muncul niatnya untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Dari uang penghasilan setiap harinya dirinya menyisihkan sedikit demi sedikit dirinya menabung untuk menunaikan niatnya ini. Sekitar tahun 2010 Maksum memberanikan diri ke Bank untuk memulai niatnya. Dengan bantuan dari menantunya Maksum mencoba untuk membuka rekening khusus ONH ( Ongkos Naik Haji ) dari bank yang berada didekat rumahnya.
JUDI POKER - “ Waktu itu setoran awalnya sekitar 800ribuan, saya bilang ke petugas banknya kalau uang ini untuk naik haji,” ujarnya seraya mengingat kembali waktu itu. Sejak hari itu setiap bulannya Maksum menyempatkan diri ke bank untuk menyimpan uangnya.
“ Tidak ada patokan untuk melakukan setoran, kadang saya simpan 500ribu namun kalau ada rejeki lebih saya simpan 1juta. Semua tergantung rejeki saya selama sebulan dalam menarik becak. Alhamdulilah tahun ini saya dapat menunaikan ibadah haji saya ke Tanah Suci,” ujar Maksum.

Post A Comment:
0 comments: